Pemkab Rejang Lebong Bahas Kerja Sama dengan BNI, Dorong Digitalisasi Pelayanan Publik
Reporter: Anak Abah|Editor: Anak Ibu
Senin, 14 Sep 2026 - 07:51 4x Dibaca
Pemkab Rejang Lebong Bahas Kerja Sama dengan BNI, Dorong Digitalisasi Pelayanan Publik
WARTAMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong terus memperkuat transformasi digital dalam pelayanan publik. Salah satu langkah yang dilakukan yakni membahas rencana kerja sama dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Curup. Pembahasan kerja sama tersebut digelar di Ruang Rapat Asisten I Setda Rejang Lebong, Senin (14/9/2026) pagi. Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperluas pemanfaatan teknologi digital dalam berbagai sektor pelayanan masyarakat. Rapat dipimpin Asisten I Setda Rejang Lebong Bobby Harpa Santana, S.STP., M.Si. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pariwisata Riki Irawan, S.Sos., M.Si., Kepala Dinas PMD Drs. Budi Setiawan, Direktur RSUD Rejang Lebong Nova Friska Elianti, M.Kes., Kepala Cabang BNI Area Wilayah Adi Yusanto bersama jajaran, serta sejumlah perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD).
Kerja Sama Akan Dituangkan dalam MoU
Bobby Harpa Santana mengatakan, kerja sama antara Pemkab Rejang Lebong dan BNI nantinya akan dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU). Rencana tersebut mencakup pengembangan layanan perbankan serta penerapan sistem digital untuk mendukung pelayanan di sejumlah sektor pemerintahan dan masyarakat. Menurut Bobby, kolaborasi dengan BNI diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat sekaligus memperkuat penerapan konsep Smart City di Kabupaten Rejang Lebong. “Dengan sistem digital, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah memperoleh informasi dan menggunakan berbagai layanan, termasuk layanan pembayaran,” kata Bobby. Ia menilai pemanfaatan teknologi dalam pelayanan publik tidak hanya memberikan kemudahan bagi masyarakat, tetapi juga dapat meningkatkan kinerja pemerintah daerah. Salah satu manfaat yang diharapkan adalah meningkatnya kecepatan, ketepatan dan efektivitas dalam pengelolaan penerimaan daerah, khususnya Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Pariwisata hingga UMKM Jadi Sasaran Digitalisasi
Dalam pembahasan tersebut, sejumlah sektor potensial turut menjadi perhatian. Di antaranya sektor pariwisata, perdagangan dan UMKM, pelayanan rumah sakit hingga pengembangan sumber daya manusia. Pada sektor pariwisata, pemanfaatan teknologi digital dapat diarahkan untuk memperluas promosi destinasi wisata yang ada di Rejang Lebong. Selain itu, sistem pembayaran non-tunai juga dapat diterapkan untuk pembayaran tiket masuk maupun retribusi pada objek wisata. Digitalisasi juga dinilai dapat memberikan kemudahan bagi pelaku perdagangan dan UMKM. Sistem pembayaran digital dapat dikembangkan untuk mendukung transaksi usaha, termasuk aktivitas ekonomi di pasar maupun sektor perhotelan. Dengan sistem pembayaran yang semakin terintegrasi, masyarakat maupun pelaku usaha diharapkan dapat melakukan transaksi secara lebih praktis, aman dan efisien.
Kerja sama yang dirancang Pemkab Rejang Lebong bersama BNI tidak hanya berorientasi pada penyediaan layanan digital. Pihak perbankan juga diharapkan dapat memberikan pembinaan serta pendampingan kepada sumber daya manusia di lingkungan pemerintah daerah. Langkah tersebut dinilai penting agar penerapan teknologi tidak berhenti pada penyediaan sistem, tetapi juga diikuti peningkatan kemampuan aparatur dan masyarakat dalam memanfaatkan layanan digital. Dengan sumber daya manusia yang semakin siap, transformasi digital diharapkan dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Rapat Pembahasan Kerjasama Pemkab Rejang Lebong dengan BNI
Ditindaklanjuti Perjanjian Teknis
Bobby menjelaskan, rencana kerja sama tersebut saat ini masih berada dalam tahap pembahasan. Setelah kesepakatan MoU tercapai dan ditandatangani, implementasinya akan dilanjutkan melalui perjanjian kerja sama secara teknis. Perjanjian teknis nantinya akan melibatkan BNI dengan masing-masing OPD sesuai dengan bidang, fungsi dan kebutuhan pelayanan. “Setelah MoU, akan ada perjanjian kerja sama secara teknis. Masing-masing OPD nantinya dapat menindaklanjuti sesuai bidang dan kebutuhan,” jelasnya. Pemkab Rejang Lebong berharap kolaborasi dengan BNI tersebut dapat menjadi salah satu langkah konkret dalam mempercepat transformasi digital di daerah. Melalui pengembangan layanan berbasis teknologi, pemerintah daerah menargetkan pelayanan kepada masyarakat dapat berlangsung lebih mudah, cepat, transparan dan efektif. Di sisi lain, digitalisasi juga diharapkan mampu memperkuat pengelolaan penerimaan daerah serta mendorong aktivitas ekonomi masyarakat. Jika kerja sama tersebut terealisasi, sejumlah layanan publik dan sektor ekonomi di Rejang Lebong berpeluang semakin terintegrasi dengan sistem digital, sejalan dengan upaya daerah menuju penerapan konsep Smart City. (Anak Abah)
Tinggalkan Balasan