21 Peleton SMP-SMA/SMK Ikuti Lomba Baris Berbaris Gebyar Merah Putih, Peserta Datang dari Tiga Daerah

WARTAMEDIA.ID – Sebanyak 21 peleton pelajar tingkat SMP hingga SMA/SMK mengikuti lomba baris berbaris, variasi formasi, dan gerakan dasar dalam rangkaian Gebyar Semarak Merah Putih se-Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong.
Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Dwi Tunggal Curup, Selasa 3 November 2026, mulai pukul 09.00 WIB. Puluhan peleton yang ambil bagian berasal dari tiga daerah, yakni Kabupaten Rejang Lebong, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, serta Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan.
Dari total 21 peleton peserta, sebanyak 10 peleton merupakan perwakilan tingkat SMP, sedangkan 11 peleton lainnya berasal dari tingkat SMA/SMK.
Penampilan seluruh peserta dinilai oleh 15 orang juri yang berasal dari unsur Kodim 0409, Yonif 144 Jaya Yudha, Polres Rejang Lebong, Brimob, Duta Paskibraka Indonesia (DPPI), serta Purna Paskibraka Indonesia (PPI).
Bagian dari 32 Konten Gebyar Semarak Merah Putih
Lomba tersebut secara resmi dibuka oleh Asisten I Setdakab Rejang Lebong, Bobby Harpa Santana, S.STP., M.Si. Kegiatan ini juga dihadiri Asisten III Setdakab Rejang Lebong, Elva Mardiana, S.IP., M.M., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Zakaria Effendi, M.Pd., serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
Di antaranya Kepala Dinas Sosial Dr. Hambali, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Fery Najamudin, S.H., Kepala DPMPTSP Agus, S.H., Kepala BPKD Dicky Iswandi, S.T., Kepala Dinas Pariwisata Riki Irawan, S.Sos., M.Si., serta Plt Kepala Badan Kesbangpol Yulieni, S.Sos., M.M.
Dalam sambutannya, Bobby menyampaikan bahwa lomba baris berbaris dan variasi formasi merupakan salah satu dari 32 konten kegiatan Gebyar Semarak Merah Putih yang diselenggarakan Pemkab Rejang Lebong.
“Hari ini Pemkab melalui Badan Kesbangpol Rejang Lebong telah menyelenggarakan lomba baris berbaris dan variasi formasi yang merupakan salah satu dari 32 konten Gebyar Semarak Merah Putih. Lomba ini juga merupakan pertama kali dilaksanakan di Provinsi Bengkulu,” kata Bobby.
Menurutnya, penyelenggaraan kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendorong berbagai aktivitas positif di tengah masyarakat.
Selain menjadi ajang kompetisi bagi para pelajar, kegiatan ini juga diharapkan mampu membangun sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dengan berbagai elemen masyarakat.
Dorong Kreativitas dan Semangat Generasi Muda
Bobby menjelaskan, Gebyar Semarak Merah Putih tidak hanya bertujuan menghadirkan kemeriahan perayaan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah, khususnya dalam meningkatkan kreativitas, produktivitas, serta keterlibatan generasi muda.
“Hal ini merupakan komitmen Pemkab untuk terus mendorong berbagai aktivitas positif untuk membangun sinergi, kolaborasi antara Pemkab dengan kelompok komunitas, pelaku UMKM, seniman, budayawan, generasi muda dan masyarakat,” lanjutnya.
Ia berharap rangkaian kegiatan Gebyar Semarak Merah Putih dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk menunjukkan potensi dan kreativitas masing-masing.
“Diharapkan Gebyar Semarak Merah Putih tidak hanya diwujudkan dalam bentuk kemeriahan perayaan saja. Tapi juga menjadi energi positif untuk membangun Rejang Lebong yang lebih maju, produktif, berdaya saing serta bahagia dan istimewa,” tutur Bobby.

Persaingan Ketat, Penampilan Peserta Jadi Perhatian Penonton
Sementara itu, jalannya perlombaan berlangsung meriah. Seluruh peserta berupaya menampilkan kemampuan terbaik mereka di hadapan dewan juri.
Persaingan terlihat cukup ketat, baik dari segi kekompakan barisan, ketepatan gerakan, kostum yang dikenakan, maupun kreativitas peserta dalam menyusun variasi formasi.
Setiap peleton berusaha menunjukkan kedisiplinan dan kerja sama tim melalui rangkaian gerakan yang telah dipersiapkan. Penilaian tidak hanya bergantung pada kerapian barisan, tetapi juga kemampuan peserta dalam menampilkan variasi formasi dan gerakan dasar secara kompak.
Antusiasme juga terlihat dari masyarakat yang memadati sisi arena perlombaan. Para penonton tampak setia menyaksikan penampilan masing-masing peleton, meskipun harus berdiri di bawah terik matahari.
Pelaksanaan lomba dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB. Selanjutnya, perlombaan kembali dilanjutkan pada pukul 13.00 WIB hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.
Melalui perlombaan ini, Pemkab Rejang Lebong diharapkan dapat memberikan ruang bagi para pelajar untuk mengembangkan kedisiplinan, kekompakan, kreativitas, serta jiwa kebersamaan. Kehadiran peserta dari luar daerah juga menjadi bagian dari upaya memperluas kolaborasi dan mempererat hubungan antardaerah melalui kegiatan positif bagi generasi muda.







Tinggalkan Balasan