Pemprov Bengkulu dan Pemkab Rejang Lebong Salurkan Santunan untuk 200 Kaum Dhuafa, Bantuan Berupa Sembako dan Uang Tunai

WARTAMEDIA.ID – Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong menyalurkan santunan kepada 200 kaum dhuafa di Kabupaten Rejang Lebong, Minggu 1 November 2026 sore.
Kegiatan penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Masjid Agung Baitul Makmur Rejang Lebong sekitar pukul 17.00 WIB. Bantuan yang disalurkan berupa paket kebutuhan pokok atau sembako serta uang santunan untuk membantu meringankan beban masyarakat penerima manfaat.
Penyerahan santunan dihadiri langsung Plt Bupati Rejang Lebong, Dr. H. Hendri, S.STP., M.Si., Asisten II Provinsi Bengkulu Raden Ahmad Denni, S.H., M.H., Sekda Rejang Lebong Iwan Sumantri Badar, S.E., M.M., serta Kepala Dinas Sosial Rejang Lebong Dr. H. Hambali, S.Pd., M.Pd.
Turut hadir Ketua Baznas Provinsi Bengkulu H. Yulkamra, S.Pd.I., M.Pd., Ketua Baznas Rejang Lebong H. A. Supani, S.Ag., M.Pd., Kabag Kesra Darmansyah, A.N., S.P., M.Si., serta 200 masyarakat penerima bantuan
Bentuk Kepedulian Pemerintah kepada Masyarakat
Dalam sambutannya, Asisten II Provinsi Bengkulu Raden Ahmad Denni yang hadir mewakili Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyampaikan bahwa penyaluran santunan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat, terutama warga yang membutuhkan perhatian dan bantuan.
Menurutnya, program tersebut menjadi salah satu upaya Gubernur Bengkulu untuk terus hadir di tengah masyarakat serta memberikan perhatian kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan.
“Ini merupakan program Bapak Gubernur Helmi Hasan. Beliau ingin selalu dekat dengan masyarakat dan selalu membantu masyarakat. Pada sore hari ini, kami diperintahkan untuk menyalurkan bantuan di Rejang Lebong melalui Baznas Provinsi Bengkulu,” ujarnya.
Denni menjelaskan, dalam kegiatan tersebut terdapat 200 paket bantuan yang disalurkan kepada masyarakat Kabupaten Rejang Lebong. Bantuan itu terdiri dari kebutuhan pokok dan uang santunan.
Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para penerima, terutama untuk memenuhi sebagian kebutuhan sehari-hari.
Denni juga menyadari bahwa bantuan yang diberikan belum tentu mampu mencukupi seluruh kebutuhan masyarakat. Namun, menurutnya, penyaluran tersebut merupakan wujud perhatian dan kepedulian pemerintah kepada warga.
“Apakah bantuan ini cukup? Tentu belum cukup. Tetapi inilah bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong kepada masyarakat. Ini yang baru bisa kita berikan,” ungkapnya.
Ajak Masyarakat Sukseskan Semarak Merah Putih
Pada kesempatan tersebut, Denni juga mengajak masyarakat Kabupaten Rejang Lebong untuk ikut menyukseskan kegiatan Semarak Merah Putih yang diselenggarakan selama 10 hari di Lapangan Dwi Tunggal Curup.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap aktivitas perekonomian daerah.
Kehadiran berbagai kegiatan dan aktivitas selama Semarak Merah Putih diharapkan dapat menarik kunjungan masyarakat sehingga memberikan peluang bagi pelaku usaha untuk meningkatkan penjualan.
Terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Rejang Lebong yang dapat memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memperkenalkan produk serta memperluas pasar.
Pemerintah berharap keterlibatan masyarakat dalam kegiatan tersebut dapat ikut mendorong perputaran ekonomi lokal dan memberikan manfaat bagi berbagai sektor usaha.

Pemprov dan Pemkab Pastikan Layanan Kesehatan Masyarakat
Selain membahas bantuan sosial dan kegiatan Semarak Merah Putih, Denni turut menyampaikan mengenai jaminan pelayanan kesehatan bagi masyarakat melalui BPJS Kesehatan yang telah ditanggung oleh pemerintah provinsi dan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong.
Ia mengimbau masyarakat agar memanfaatkan fasilitas jaminan kesehatan tersebut dan tidak perlu ragu untuk mendapatkan pelayanan kesehatan ketika membutuhkan.
Denni juga menegaskan bahwa masyarakat berhak memperoleh pelayanan kesehatan yang baik di fasilitas kesehatan, baik rumah sakit maupun fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.
Karena itu, apabila terdapat masyarakat yang mengalami kendala saat mengakses layanan kesehatan atau merasa tidak mendapatkan pelayanan sebagaimana mestinya, ia meminta agar persoalan tersebut segera dilaporkan kepada pemerintah.
“BPJS sudah ditanggung oleh pemerintah provinsi dan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong. Jadi, tidak boleh ada lagi masyarakat yang kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan. Kalau ada yang merasa dihalangi atau tidak mendapatkan pelayanan yang baik di rumah sakit, silakan laporkan kepada Pak Bupati maupun Pak Gubernur,” tegasnya.
Menurutnya, jaminan kesehatan yang diberikan pemerintah harus benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dengan demikian, warga tidak perlu merasa khawatir ketika membutuhkan pelayanan medis.
Diharapkan Meringankan Beban Kaum Dhuafa
Penyaluran santunan kepada 200 kaum dhuafa ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Pemkab Rejang Lebong dalam memberikan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan.
Melalui dukungan Baznas Provinsi Bengkulu dan Baznas Rejang Lebong, bantuan diharapkan dapat tersalurkan kepada masyarakat yang tepat sasaran.
Paket kebutuhan pokok dan uang santunan yang diberikan diharapkan mampu membantu memenuhi sebagian kebutuhan penerima manfaat, sekaligus memberikan dukungan bagi warga dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Kegiatan tersebut juga menjadi pengingat pentingnya kepedulian sosial dan kerja sama berbagai pihak dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
Pemerintah berharap sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan Baznas dapat terus diperkuat sehingga berbagai program sosial dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.
Dengan penyaluran bantuan tersebut, diharapkan kaum dhuafa di Kabupaten Rejang Lebong dapat merasakan perhatian pemerintah serta memperoleh manfaat nyata dari program kepedulian sosial yang dilaksanakan.







Tinggalkan Balasan