Bunda PAUD Bengkulu dan Rejang Lebong Bawa Agenda Pendidikan Anak ke Pemerintah Pusat, Tiga Program Jadi Bahasan
WARTAMEDIA.ID – Penguatan pendidikan anak usia dini menjadi perhatian serius Bunda PAUD Provinsi Bengkulu Hj. Khairunnisa, S.E., M.M. Hal itu diwujudkan melalui audiensi dengan Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Nonformal dan Informal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Gogot Suharwoto, S.Pd., M.Ed., Ph.D., di Jakarta, Selasa 15 September 2026.
Audiensi tersebut menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan sejumlah agenda pendidikan anak sekaligus membangun keselarasan dengan kebijakan pemerintah pusat.
Dalam pertemuan itu, Hj. Khairunnisa didampingi oleh Bunda PAUD Kabupaten Rejang Lebong dr. Melka Novera Sari, Sp.N., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu H. Zulhendri, S.Sos., M.Pd., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rejang Lebong Zakaria Efendi, S.Pd., M.Pd., Kepala Bidang PAUD/PNF Rejang Lebong Anisa, S.E., Pokja Bunda PAUD Provinsi Bengkulu, serta Kepala BPMP Provinsi Bengkulu Sabura Sor’oed Putra, S.E., M.Si.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa pembahasan pendidikan anak dilakukan secara lintas sektor, khususnya antara Bunda PAUD, jajaran pendidikan daerah, Pokja Bunda PAUD dan BPMP.
Tiga Agenda Pendidikan Dibahas
Dalam audiensi tersebut, terdapat tiga agenda utama yang menjadi pembahasan. Agenda pertama berkaitan dengan koordinasi mengenai Sekolah Nasional Terintegrasi.
Selanjutnya, pemerintah daerah dan pemerintah pusat membahas penyelarasan program kerja daerah dengan kebijakan nasional. Penyelarasan ini diarahkan untuk memperkuat layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di daerah.
Sementara agenda ketiga membahas Apresiasi Bunda PAUD yang menjadi bagian dari pelaksanaan Program Kerja Pokja Bunda PAUD Provinsi Bengkulu Tahun 2026.
Bunda PAUD Kabupaten Rejang Lebong dr. Melka Novera Sari mengatakan, penguatan layanan pendidikan anak harus disesuaikan dengan kebutuhan di daerah.
“Kami ingin layanan pendidikan anak semakin kuat dan sesuai dengan kebutuhan anak-anak di daerah,” ujar dr. Melka.

Dorong PAUD Tak Sekadar Seremonial
Bagi Bunda PAUD Provinsi Bengkulu dan Bunda PAUD Kabupaten Rejang Lebong, penguatan pendidikan anak usia dini bukan sekadar agenda seremonial. PAUD dinilai memiliki peran penting dalam mempersiapkan anak memasuki tahapan pendidikan berikutnya sekaligus mendukung proses tumbuh kembang mereka.
Perhatian terhadap pendidikan sejak usia dini berkaitan dengan berbagai aspek, mulai dari akses terhadap pembelajaran, kualitas layanan hingga terciptanya lingkungan yang mendukung perkembangan anak.
Karena itu, audiensi ke pemerintah pusat menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan sinergi antara pemerintah daerah dengan kementerian terkait.
Melalui komunikasi tersebut, berbagai program pendidikan anak yang dilaksanakan di daerah dapat diselaraskan dengan arah kebijakan nasional. Sebaliknya, kondisi dan kebutuhan daerah juga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pelaksanaan program pendidikan di lapangan.
Libatkan Unsur Pendidikan Bengkulu dan Rejang Lebong
Audiensi tersebut juga memperlihatkan adanya koordinasi antara sejumlah pemangku kepentingan pendidikan di Provinsi Bengkulu dan Kabupaten Rejang Lebong.
Selain Bunda PAUD, pertemuan melibatkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rejang Lebong, Kepala Bidang PAUD/PNF Rejang Lebong, Pokja Bunda PAUD Provinsi Bengkulu serta Kepala BPMP Provinsi Bengkulu.
Kehadiran unsur tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi dalam merancang maupun menjalankan program yang berkaitan dengan pendidikan anak usia dini.
Audiensi ini sebelumnya telah diajukan melalui surat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu Nomor B.400.3.2/704/S/Dikbud/2026 tertanggal 2 September 2026 tentang Permohonan Audiensi.
Dalam surat tersebut tercantum tiga agenda yang menjadi pokok pembahasan, yakni koordinasi Sekolah Nasional Terintegrasi, penyelarasan program kerja daerah dengan kebijakan nasional dalam rangka penguatan layanan PAUD, serta koordinasi terkait Apresiasi Bunda PAUD.
Pertemuan di Jakarta tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam hal ini Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Kabupaten Rejang Lebong membawa kebutuhan pendidikan anak di Bengkulu ke tingkat pemerintah pusat. Kolaborasi antara Bunda PAUD, jajaran Dinas Pendidikan, Pokja Bunda PAUD dan BPMP diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan program pendidikan anak agar semakin selaras dengan kebutuhan daerah dan kebijakan nasional. (Anak Abah)

Tinggalkan Balasan