Selasa, 15 September 2026
MENU
Breaking News

Tragis, Bocah 10 Tahun Tenggelam Saat Mandi di Siring PLTA Tes Lebong

WARTAMEDIA.ID – Musibah tragis terjadi di Kelurahan Tes, Kecamatan Lebong Selatan, Kabupaten Lebong, Bengkulu. Seorang anak berusia 10 tahun, Safa Khaira Wilda, meninggal dunia setelah tenggelam saat mandi di aliran saluran air atau siring Perusahaan Listrik Tenaga Air (PLTA) Tes, Senin 14 September sore.
Informasi yang dihimpun, kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 16.50 WIB. Saat itu, korban mandi dan berenang bersama kakak dari orangtuanya serta dua orang temannya di aliran siring PLTA Tes.
Awalnya, aktivitas mandi berlangsung seperti biasa. Korban diketahui tengah asyik berenang bersama kedua temannya. Namun, beberapa saat kemudian, kedua teman korban berhasil kembali muncul ke permukaan, sementara Safa tidak kunjung terlihat.
Nenek korban yang berada di lokasi kemudian menyadari kondisi tersebut. Ia langsung berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar.
Mendengar teriakan tersebut, warga segera berdatangan dan melakukan pencarian di sekitar lokasi korban terakhir terlihat.

Ditemukan Setelah 20 Menit Dicari

Upaya pencarian dilakukan secara bersama-sama oleh warga. Setelah sekitar 20 menit menyisir aliran siring, korban akhirnya berhasil ditemukan.
Safa kemudian segera dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Tes untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, sesampainya di fasilitas kesehatan, nyawa korban sudah tidak dapat diselamatkan.
Korban selanjutnya dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan sebelum dimakamkan oleh pihak keluarga.
Kapolres Lebong AKBP Agoeng Ramadhani SH SIK melalui Kapolsek Lebong Selatan Iptu Nurmansyah SH, didampingi Kasubsi PIDM Humas Aipda Syaiful Anwar, membenarkan adanya peristiwa tersebut.
“Korban tenggelam dan sekitar 20 menit baru ditemukan,” ujar pihak kepolisian.

Korban Tenggelam Saat Berada di Rumah Duka
Korban Tenggelam Saat Berada di Rumah Duka
Polisi Ingatkan Orang Tua Awasi Anak

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati ketika melakukan aktivitas di sungai maupun saluran air, terlebih lokasi yang memiliki arus cukup deras.
Kepolisian mengimbau para orang tua agar tidak membiarkan anak-anak mandi atau bermain di aliran sungai dan siring tanpa pengawasan.
“Selalu berhati-hati dan jaga anak-anak ketika mandi,” imbaunya.
Masyarakat juga diminta memperhatikan kondisi arus dan kedalaman air sebelum melakukan aktivitas di sekitar aliran sungai atau saluran air. Pengawasan orang dewasa dinilai sangat penting untuk mencegah kejadian serupa kembali terjadi.
Peristiwa tenggelamnya Safa Khaira Wilda di siring PLTA Tes tersebut menjadi duka bagi keluarga dan warga Kelurahan Tes. Kejadian ini sekaligus menjadi peringatan agar keselamatan anak menjadi perhatian utama saat beraktivitas di sekitar perairan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Berita Terkini