Kulit Pisang Bisa Jadi Skincare Alami, dr. Zaidul Akbar Ungkap Cara Pakainya
WARTAMEDIA.ID – Selama ini kulit pisang lebih sering berakhir di tempat sampah setelah daging buahnya dikonsumsi. Padahal, bagian kulit tersebut ternyata memiliki kandungan yang berpotensi dimanfaatkan untuk perawatan kulit secara alami.
Praktisi kesehatan sekaligus pendakwah, dr. Zaidul Akbar, membagikan informasi mengenai pemanfaatan kulit pisang sebagai skincare alami. Ia menjelaskan cara sederhana menggunakan kulit pisang untuk perawatan kulit dalam sebuah video yang diunggah melalui kanal YouTube dr Zaidul Akbar Official.
Sebelum membahas cara pemakaiannya, dr Zaidul Akbar terlebih dahulu menjelaskan sejumlah kandungan yang terdapat pada buah pisang. Menurutnya, pisang termasuk salah satu buah yang cukup dikenal sebagai sumber energi bagi tubuh.
Pisang mengandung berbagai nutrisi, di antaranya kalium, magnesium, protein, vitamin C, serat, serta sejumlah zat gizi lainnya. Kandungan tersebut membuat pisang kerap dikonsumsi untuk membantu memenuhi kebutuhan energi tubuh.
Namun, menurut dr. Zaidul Akbar, manfaat pisang tidak hanya terdapat pada bagian daging buahnya. Kulit pisang juga memiliki kandungan yang menarik untuk diperhatikan, salah satunya antioksidan.
“Antioksidan inilah yang bisa menjadi skincare alami pada kulit,” ujar dr. Zaidul Akbar.
Ia menyebut kandungan antioksidan pada kulit pisang membuat bagian tersebut tidak seharusnya langsung dianggap sebagai limbah. Masyarakat dapat memanfaatkannya untuk perawatan kulit dengan cara yang sederhana.
“Bahkan kulit pisang ini saja bermanfaat, anda kalau baca, banana skin, ini kandungan antioksidan ada di sini, di kulitnya,” jelasnya.
Cara menggunakan kulit pisang sebagai skincare alami pun terbilang mudah. Tidak membutuhkan proses pengolahan yang rumit, masyarakat cukup menggunakan bagian dalam kulit pisang dan mengoleskannya secara langsung pada permukaan kulit.
Penggunaan tersebut dapat dilakukan pada beberapa bagian tubuh, termasuk wajah dan tangan. Menurut dr Zaidul Akbar, cara sederhana itu bisa menjadi salah satu alternatif pemanfaatan kulit pisang yang selama ini sering dibuang.
“Daripada pakai skincare, mending kulit pisang begini anda buka, oles-oleskan di kulit,” terangnya.
Meski demikian, dr. Zaidul Akbar juga mengingatkan masyarakat agar memperhatikan kualitas pisang yang digunakan. Ia menyarankan penggunaan pisang organik untuk mengurangi kekhawatiran terhadap residu bahan kimia yang mungkin terdapat pada permukaan buah.

“Pastikan pisang yang anda beli di pasar adalah pisang organik agar memberikan manfaat seutuhnya,” pesannya.
Pemanfaatan kulit pisang sebagai skincare alami ini pun menjadi salah satu cara untuk mengurangi limbah rumah tangga dari sisa konsumsi buah. Bagian kulit yang biasanya dibuang dapat dimanfaatkan kembali sebelum akhirnya menjadi sampah organik.
Kendati demikian, bagi masyarakat yang ingin mencoba perawatan kulit menggunakan bahan alami, penting untuk memastikan kulit dalam kondisi bersih dan tidak mengalami iritasi. Penggunaan pada area kecil terlebih dahulu juga dapat dilakukan untuk melihat reaksi kulit.
Dengan kandungan antioksidan yang disebutkan dr. Zaidul Akbar, kulit pisang kini dapat menjadi salah satu bahan alami yang menarik untuk diperhatikan. Selain mengonsumsi daging buahnya, masyarakat juga dapat melihat potensi pemanfaatan bagian kulitnya sebagai bagian dari perawatan kulit sehari-hari.

Tinggalkan Balasan