Rabu, 28 Oktober 2026
◐
MENU
Breaking News

Jenazah Rizki Ade Putra Segera Dipulangkan dari Jepang, Tiba di Bengkulu 30 Oktober

Reporter: Anak Abah | Editor: Anak Ibu

WARTAMEDIA.ID – Setelah seluruh urusan administrasi yang dibutuhkan diselesaikan, jenazah almarhum Rizki Ade Putra, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Rejang Lebong yang meninggal dunia di Osaka, Jepang, akhirnya dijadwalkan segera dipulangkan ke Tanah Air.

Proses pemulangan jenazah tersebut direncanakan berlangsung dalam dua tahap penerbangan, yakni dari Tokyo menuju Jakarta pada Kamis, 29 Oktober 2026, kemudian dilanjutkan dari Jakarta menuju Bengkulu pada Jumat, 30 Oktober 2026.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Rejang Lebong, Andhy Afrianto, mengatakan pihaknya telah menerima informasi mengenai jadwal penerbangan yang akan digunakan untuk membawa jenazah almarhum kembali ke Provinsi Bengkulu.

“Berdasarkan jadwal penerbangan yang kita terima, jenazah akan diberangkatkan dari Bandara Haneda, Tokyo, Jepang, menggunakan maskapai Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 875 pada Kamis, 29 Oktober 2026,” ujar Andhy.

Rizki Ade Putra
Rizki Ade Putra

Penerbangan dari Tokyo ke Jakarta

Andhy menjelaskan, penerbangan dari Jepang menuju Indonesia dijadwalkan berangkat dari Terminal 3 Bandara Haneda, Tokyo, pada pukul 11.45 waktu Jepang atau Japan Standard Time (JST).

Pesawat tersebut diperkirakan tiba di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta, pada pukul 17.50 WIB pada hari yang sama.

Setelah tiba di Jakarta, jenazah akan menjalani proses transit sebelum melanjutkan perjalanan menuju Provinsi Bengkulu menggunakan penerbangan domestik.

“Setibanya di Jakarta, kargo jenazah akan menjalani proses transit sebelum diberangkatkan kembali menuju Provinsi Bengkulu menggunakan penerbangan domestik,” tuturnya.

Proses transit tersebut menjadi bagian dari rangkaian perjalanan pemulangan jenazah dari Jepang hingga tiba di daerah asalnya.

Tiba di Bengkulu pada 30 Oktober

Untuk penerbangan lanjutan dari Jakarta menuju Bengkulu, jenazah almarhum Rizki Ade Putra dijadwalkan menggunakan maskapai Citilink dengan nomor penerbangan QG 990 pada Jumat, 30 Oktober 2026.

Pesawat tersebut direncanakan berangkat dari Terminal 1C Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta, pada pukul 10.30 WIB dan tiba di Bandara Fatmawati Soekarno, Bengkulu, pada pukul 11.50 WIB.

Dengan jadwal tersebut, perjalanan pemulangan jenazah dari Jepang ke Provinsi Bengkulu diperkirakan memerlukan waktu hingga dua hari, terhitung sejak keberangkatan dari Tokyo pada Kamis hingga kedatangan di Bengkulu pada Jumat.

“Dengan jadwal tersebut, proses pemulangan jenazah dari Jepang diperkirakan memerlukan waktu hingga dua hari perjalanan, terhitung sejak keberangkatan dari Tokyo pada Kamis hingga kedatangan di Bengkulu pada Jumat,” pungkas Andhy.

Jadwal Penerbangan Masih Dapat Berubah

Meski jadwal penerbangan telah diterima, seluruh rangkaian perjalanan tersebut masih mengacu pada informasi penerbangan yang direncanakan. Waktu keberangkatan maupun kedatangan dapat berubah menyesuaikan kondisi operasional maskapai dan bandara.

Karena itu, kepastian pelaksanaan penerbangan serta proses penyerahan jenazah kepada pihak keluarga tetap perlu dikonfirmasi kepada pihak terkait.

Pemulangan jenazah Rizki Ade Putra menjadi bagian penting dari upaya membawa almarhum kembali ke daerah asal setelah meninggal dunia di Jepang. Pemerintah daerah melalui instansi terkait terus mengikuti informasi mengenai proses pemulangan tersebut agar perjalanan jenazah hingga tiba di Bengkulu dapat berjalan sesuai rencana.

Kedatangan jenazah di Bandara Fatmawati Soekarno pada Jumat, 30 Oktober 2026, masih berdasarkan jadwal yang diterima dan bukan merupakan konfirmasi bahwa penerbangan telah terlaksana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Berita Terkini