Selasa, 27 Oktober 2026
◐
MENU
Breaking News

Rejang Lebong Raih Mandaya Awards 2026, Dinobatkan sebagai Kabupaten Terbaik dalam Penurunan Kemiskinan

Reporter: Anak Abah | Editor: Anak Ibu

WARTAMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Rejang Lebong, Dr. H. Hendri, S.STP., M.Si., pemerintah daerah meraih penghargaan dalam ajang Mandaya Awards dan Innovilleague 2026 yang digelar Selasa 27 Oktober 2026.

Dalam ajang yang diselenggarakan Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia tersebut, Kabupaten Rejang Lebong dinobatkan sebagai pemerintah kabupaten terbaik dalam penurunan tingkat kemiskinan.

Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Dr. (H.C.) Drs. H. Abdul Muhaimin Iskandar, M.Si., pada puncak Penganugerahan Mandaya Awards 2026 di Ballroom Plaza Jamsostek, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

Penghargaan tingkat nasional ini menjadi bentuk apresiasi terhadap upaya pemerintah daerah dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan percepatan pengentasan kemiskinan. Capaian tersebut sekaligus menjadi dorongan bagi Pemkab Rejang Lebong untuk memperkuat program pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Hendri: Penghargaan Jadi Motivasi Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Plt Bupati Rejang Lebong, Dr. H. Hendri, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang berhasil diraih pemerintah daerah. Menurutnya, capaian tersebut menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan kinerja dan memperkuat berbagai program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong meraih penghargaan tingkat nasional. Rejang Lebong dinobatkan sebagai pemerintah kabupaten terbaik dalam penurunan tingkat kemiskinan,” ungkap Hendri.

Ia menegaskan, penghargaan tersebut tidak semestinya hanya dipandang sebagai bentuk pengakuan atas capaian pemerintah daerah. Lebih dari itu, penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi untuk melanjutkan berbagai upaya pengentasan kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.

“Penghargaan ini harus menjadi motivasi untuk lebih baik lagi ke depannya,” sampainya.

Menurut Hendri, upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat membutuhkan kerja berkelanjutan dan sinergi berbagai pihak. Pemerintah daerah perlu terus memperkuat program pemberdayaan agar masyarakat memiliki kesempatan yang lebih luas untuk meningkatkan kemandirian ekonomi.

Dengan diraihnya penghargaan tersebut, Pemkab Rejang Lebong diharapkan semakin terdorong untuk mempertahankan komitmen dalam menjalankan program pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama kelompok yang membutuhkan dukungan dalam meningkatkan kesejahteraan.

Plt Bupati Rejang Lebong, Dr. H. Hendri, S.STP., M.Si., usai meraih penghargaan dalam ajang Mandaya Awards dan Innovilleague 2026 yang digelar Selasa 27 Oktober 2026.
Plt Bupati Rejang Lebong, Dr. H. Hendri, S.STP., M.Si.,
usai meraih penghargaan dalam ajang Mandaya Awards dan Innovilleague 2026 yang digelar Selasa 27 Oktober 2026.

Mandaya Awards Dorong Percepatan Pengentasan Kemiskinan

Mandaya Awards 2026 diselenggarakan untuk memberikan apresiasi kepada para pemangku kepentingan yang dinilai berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat. Ajang ini juga menjadi sarana untuk mendorong kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat pengentasan kemiskinan di Indonesia.

Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap praktik baik, inovasi, dan kontribusi nyata berbagai pihak dalam meningkatkan kemandirian serta kesejahteraan masyarakat.

Pelaksanaan kegiatan tersebut sejalan dengan arah kebijakan optimalisasi pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025.

Melalui ajang ini, berbagai pemerintah daerah dan pemangku kepentingan didorong untuk mengembangkan pendekatan pemberdayaan yang tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan program, tetapi juga memperhatikan dampak nyata yang dirasakan masyarakat.

Pengentasan kemiskinan membutuhkan upaya yang menyeluruh, mulai dari peningkatan akses terhadap layanan dasar, penguatan kapasitas masyarakat, hingga perluasan kesempatan ekonomi. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung keberhasilan program pemberdayaan.

Menko Pemberdayaan Masyarakat Tekankan Dampak Nyata

Dalam sambutannya pada puncak penganugerahan, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, menegaskan bahwa penurunan angka kemiskinan tidak terjadi dengan sendirinya. Menurutnya, capaian tersebut melibatkan peran berbagai pihak yang bekerja langsung bersama masyarakat.

“Angka kemiskinan ini tidak turun dengan sendirinya. Di balik turunnya angka kemiskinan ini ada orang-orang yang mau turun tangan,” kata Muhaimin.

Ia juga menekankan bahwa pemberian Mandaya Awards mempertimbangkan dampak nyata dari upaya pemberdayaan yang dilakukan. Dengan demikian, penghargaan tersebut tidak semata-mata didasarkan pada besarnya lembaga atau anggaran yang dimiliki.

“Bukan yang paling besar lembaganya, juga bukan yang paling mahal anggarannya, tetapi yang paling kita harapkan adalah siapa yang dampaknya nyata dan dibuktikan,” pungkasnya.

Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya pelaksanaan program pemberdayaan yang hasilnya dapat dirasakan masyarakat. Keberhasilan program pengentasan kemiskinan perlu didukung oleh pelaksanaan yang terarah, kolaborasi yang kuat, serta evaluasi terhadap manfaat yang dihasilkan.

Bagi pemerintah daerah, hal tersebut menjadi pengingat bahwa penghargaan perlu diikuti dengan upaya berkelanjutan untuk menjaga hasil pembangunan dan memperluas manfaat program kepada masyarakat.

Bappeda dan Dinas Terkait Turut Mendampingi

Dalam kegiatan puncak Mandaya Awards 2026 tersebut, Plt Bupati Rejang Lebong turut didampingi Kepala Bappeda Rejang Lebong Afreda Rotua Purba, S.Hut., M.Ling., Kepala Dinas Sosial Dr. H. Hambali, S.Pd., M.Pd., M.H., serta perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Rejang Lebong.

Kehadiran jajaran perangkat daerah tersebut mencerminkan keterlibatan lintas sektor dalam pelaksanaan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Rejang Lebong.

Ke depan, penghargaan ini diharapkan menjadi penyemangat bagi Pemkab Rejang Lebong untuk terus memperkuat koordinasi antarorganisasi perangkat daerah, meningkatkan efektivitas program, serta memastikan upaya pengentasan kemiskinan memberikan manfaat yang semakin luas.

Dengan demikian, capaian dalam Mandaya Awards 2026 tidak hanya menjadi kebanggaan bagi pemerintah daerah, tetapi juga menjadi dorongan untuk melanjutkan kerja nyata dalam meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat Rejang Lebong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Berita Terkini