Kamis, 03 September 2026
MENU
Breaking News

Gebyar Semarak Merah Putih Digelar 10 Hari, Pemkab Rejang Lebong Bidik Perputaran Ekonomi Rp10 Miliar

Reporter: anak abah | Editor: anak ibu

WARTAMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong terus mematangkan persiapan pelaksanaan Gebyar Semarak Merah Putih yang dijadwalkan berlangsung selama 10 hari, mulai 1 hingga 10 November 2026.

Tak sekadar menjadi agenda hiburan masyarakat, kegiatan tersebut diproyeksikan menjadi salah satu momentum untuk menggerakkan perekonomian daerah. Pemkab Rejang Lebong bahkan memperkirakan perputaran uang selama kegiatan bisa mencapai sekitar Rp10 miliar apabila target kunjungan wisatawan dan masyarakat terpenuhi.

Persiapan kegiatan kini memasuki tahap finalisasi. Pemkab Rejang Lebong menggelar rapat lanjutan di Pendopo Pat Petulai, Selasa 1 September 2-26. Rapat tersebut dipimpin langsung Plt Bupati Rejang Lebong, Dr. H. Hendri SSTP MSi.

Sejumlah pejabat daerah turut hadir dalam rapat tersebut. Rapat tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai rencana. Dengan waktu pelaksanaan yang tinggal sekitar dua bulan, Pemkab Rejang Lebong meminta seluruh OPD pengampu tidak lagi bekerja secara parsial.

Masing-masing OPD diminta mulai fokus terhadap tugas dan tanggung jawab yang telah diberikan. Pemerintah ingin seluruh rangkaian acara tersusun matang sehingga pelaksanaan selama 10 hari dapat berjalan lancar dan mampu menarik minat masyarakat dari dalam maupun luar daerah.

“Hari ini kita rapat finalisasi terkait rencana acara Gebyar Semarak Merah Putih yang insyaallah akan dilaksanakan tanggal 1 sampai 10 November 2026. Sebelumnya kita sudah melakukan beberapa kali rapat, dan hari ini kita finalisasi serta matangkan kegiatan yang akan dilaksanakan,” ujar Hendri.

Menurut Hendri, waktu persiapan yang tersisa harus dimanfaatkan secara maksimal. Seluruh OPD terkait tidak hanya dituntut menyelesaikan tugas administratif, tetapi juga harus mampu menghadirkan konsep kegiatan yang menarik dan inovatif.

“Kita harap kepada seluruh OPD terkait, OPD pengampu, untuk fokus, berinovasi dan bertanggung jawab terhadap rencana kegiatan ini,” tegasnya.

Gebyar Semarak Merah Putih nantinya tidak hanya menghadirkan satu jenis kegiatan. Pemkab Rejang Lebong telah menyiapkan berbagai agenda yang menyasar sektor olahraga, hiburan, seni, budaya hingga otomotif.

Beberapa kegiatan yang masuk dalam rancangan antara lain lari 5K atau 10K, fun walk atau fun run, pertunjukan sound horeg, kuda kepang, trail adventure, road race, drumband hingga turnamen mini soccer tingkat Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

Keberagaman agenda tersebut diharapkan menjadi magnet bagi masyarakat. Pemerintah daerah ingin Gebyar Semarak Merah Putih tidak hanya diikuti warga Rejang Lebong, tetapi juga mampu mendatangkan peserta dan pengunjung dari berbagai kabupaten serta kota di wilayah Sumbagsel.

Para Pejabat Rejang Lebong Mengikuti Rapat Persiapan Gebyar Semarak Merah Putih
Para Pejabat Rejang Lebong Mengikuti Rapat Persiapan Gebyar Semarak Merah Putih

Target kunjungan yang dipasang Pemkab Rejang Lebong juga cukup besar. Hendri optimistis kegiatan tersebut mampu menarik sekitar 5.000 hingga 10.000 pengunjung setiap hari selama pelaksanaan.

Jika angka tersebut tercapai secara konsisten selama 10 hari, jumlah kunjungan berpotensi menyentuh 100 ribu orang.

Besarnya potensi kunjungan tersebut menjadi alasan Pemkab Rejang Lebong melihat Gebyar Semarak Merah Putih sebagai penggerak ekonomi daerah. Pemerintah berharap kedatangan ribuan pengunjung memberikan dampak langsung kepada pelaku usaha lokal.

“Kita berharap hadirnya Gebyar Semarak Merah Putih ini mendapat multiplier effect. Salah satunya UMKM hidup, hotel bisa penuh, kemudian UMKM ramai dan PAD masuk ke Kabupaten Rejang Lebong,” jelas Hendri.

Efek berganda yang dimaksud tidak hanya berkaitan dengan transaksi di lokasi acara. Ribuan pengunjung diperkirakan membutuhkan berbagai kebutuhan selama berada di Rejang Lebong, mulai dari makanan dan minuman, transportasi, tempat menginap, parkir, oleh-oleh hingga berbagai produk UMKM.

Perputaran ekonomi tersebut kemudian diharapkan ikut memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hendri bahkan memberikan gambaran potensi ekonomi yang bisa tercipta apabila target kunjungan berhasil dicapai. Dengan asumsi terdapat 100 ribu pengunjung selama 10 hari dan masing-masing membelanjakan sekitar Rp100 ribu di wilayah Rejang Lebong, maka uang yang berpotensi berputar di daerah tersebut dapat mencapai sekitar Rp10 miliar.

“Kalaulah 10 hari itu bisa 100.000 pengunjung, kalau satu orang saja berbelanja di Kabupaten Rejang Lebong Rp100 ribu, artinya ada sekitar Rp10 miliar uang yang bisa berputar di Kabupaten Rejang Lebong. PAD tentu dapat, dari perhotelan, UMKM, parkir, restoran dan sebagainya,” ungkapnya.

Potensi tersebut membuat persiapan kegiatan tidak bisa dilakukan secara asal-asalan. Pemkab Rejang Lebong perlu memastikan berbagai sektor pendukung mampu mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat selama 10 hari pelaksanaan.

Mulai dari kesiapan lokasi, keamanan, lalu lintas, kebersihan, parkir, penginapan hingga keterlibatan pelaku UMKM menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kesuksesan kegiatan.

Jika ribuan pengunjung benar-benar datang setiap hari, pemerintah daerah juga perlu memastikan pelaku usaha lokal memperoleh ruang yang cukup untuk mengambil peluang ekonomi tersebut.

UMKM diharapkan tidak sekadar menjadi pelengkap acara, tetapi menjadi salah satu sektor utama yang memperoleh manfaat dari pelaksanaan Gebyar Semarak Merah Putih.

Di sisi lain, meningkatnya kunjungan juga dapat menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi Kabupaten Rejang Lebong kepada masyarakat luar daerah. Pengunjung yang datang untuk mengikuti kegiatan olahraga, otomotif, seni maupun hiburan diharapkan dapat mengenal lebih jauh potensi wisata dan produk lokal daerah.

Dengan demikian, dampak kegiatan diharapkan tidak berhenti ketika acara berakhir. Pemkab Rejang Lebong ingin momentum tersebut dapat memberikan efek promosi terhadap daerah sekaligus membuka peluang kunjungan kembali pada masa mendatang.

Rapat Persiapan Gebyar Semarak Merah Putih
Rapat Persiapan Gebyar Semarak Merah Putih

Hendri pun meminta masyarakat ikut memberikan dukungan terhadap agenda tersebut. Menurutnya, keberhasilan Gebyar Semarak Merah Putih bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Mohon doanya dan dukungannya sehingga persiapan kurang lebih dua bulan ini benar-benar matang. Acaranya dapat dilaksanakan dengan baik, ramai, sukses dan multiplier effect-nya benar-benar dapat dirasakan di Kabupaten Rejang Lebong,” pungkasnya.

Dengan konsep kegiatan yang berlangsung selama 10 hari dan melibatkan berbagai sektor, Gebyar Semarak Merah Putih diharapkan menjadi salah satu agenda besar yang mampu menghidupkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Pemkab Rejang Lebong kini memiliki waktu sekitar dua bulan untuk memastikan seluruh detail kegiatan benar-benar siap. Targetnya jelas, bukan hanya menghadirkan keramaian, tetapi juga menciptakan dampak ekonomi yang dapat dirasakan langsung masyarakat.

Jika target 100 ribu kunjungan terealisasi dan potensi transaksi sekitar Rp10 miliar benar-benar berputar di daerah, Gebyar Semarak Merah Putih berpeluang menjadi salah satu momentum penting dalam mendorong geliat UMKM, sektor jasa, perhotelan, kuliner dan peningkatan PAD Rejang Lebong.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lainnya

Berita Terkini