23 Stand UMKM Semarak Merah Putih Rejang Lebong Penuh, Pedagang Masih Bisa Jualan

WARTAMEDIA.ID – Antusiasme pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk berpartisipasi dalam kegiatan Semarak Merah Putih di Lapangan Dwi Tunggal, Kabupaten Rejang Lebong, cukup tinggi. Hal ini terlihat dari 23 stand UMKM yang disediakan panitia, seluruhnya telah terisi oleh pedagang yang ingin meramaikan kegiatan tersebut.
Asisten I Setdakab Rejang Lebong, Bobby Harpa Santana, mengatakan stand yang disediakan panitia tidak dipungut biaya alias gratis. Namun, keterbatasan anggaran membuat panitia belum dapat mengakomodasi seluruh pelaku UMKM yang ingin berjualan selama kegiatan berlangsung.
“Kita mau memfasilitasi seluruh pelaku UMKM, tetapi karena anggaran terbatas, sehingga kita hanya mampu menyediakan 23 stand saja,” kata Bobby.
Pedagang Bisa Gunakan Tenda Sendiri
Sebagai solusi bagi pelaku UMKM yang belum mendapatkan stand, panitia memberikan kesempatan kepada pedagang untuk tetap berjualan dengan menggunakan tenda milik sendiri.
Meski demikian, pedagang harus mengikuti persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan panitia agar kawasan kegiatan tetap tertata rapi dan nyaman bagi pengunjung.
Salah satu ketentuan yang harus dipenuhi adalah penggunaan tenda kerucut berwarna putih. Aturan tersebut diterapkan untuk menciptakan tampilan lokasi Semarak Merah Putih yang lebih seragam, rapi, dan menarik.
Selain menyiapkan tenda sendiri, pelaku UMKM juga diwajibkan melapor dan mendaftarkan diri kepada panitia sebelum mulai berjualan. Langkah ini diperlukan agar penempatan pedagang dapat diatur dengan baik sehingga tidak mengganggu aktivitas utama kegiatan maupun kenyamanan pengunjung.
“Kita tidak melarang mereka berjualan. Tetapi harus tetap ikuti aturan. Untuk informasi pendaftaran, silakan datang ke Sekretariat Terpadu di Dinas Pariwisata,” jelas Bobby.
Dengan adanya alternatif tersebut, pemerintah daerah berharap pelaku UMKM yang belum memperoleh stand tetap memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dan memanfaatkan kegiatan Semarak Merah Putih sebagai peluang meningkatkan penjualan.

Pedagang Lama di Lapangan Dwi Tunggal Tetap Diperhatikan
Selain pelaku UMKM yang baru mendaftar, panitia juga memperhatikan keberadaan pedagang yang selama ini berjualan di kawasan Lapangan Dwi Tunggal.
Bobby menjelaskan, sejak awal para pedagang tersebut diperbolehkan menjalankan usaha di lokasi itu dengan kesepakatan bahwa mereka bersedia berpindah sementara apabila lapangan digunakan untuk kegiatan pemerintah daerah.
Karena itu, pelaksanaan Semarak Merah Putih akan tetap dikoordinasikan dengan para pedagang yang sudah lama beraktivitas di kawasan tersebut.
Meski terdapat pengaturan lokasi selama kegiatan berlangsung, panitia menyatakan akan berupaya mencari solusi agar para pedagang tetap memiliki kesempatan untuk berjualan.
Upaya tersebut diharapkan dapat menjaga keseimbangan antara penyelenggaraan kegiatan pemerintah daerah dan keberlangsungan usaha masyarakat kecil.
Semarak Merah Putih Jadi Peluang UMKM
Tingginya minat pedagang untuk berpartisipasi menunjukkan bahwa kegiatan Semarak Merah Putih berpotensi menjadi ruang promosi sekaligus peluang ekonomi bagi pelaku UMKM lokal.
Melalui penataan stand dan pengaturan lokasi berjualan, panitia berupaya menciptakan suasana kegiatan yang tertib, nyaman, dan menarik bagi masyarakat yang datang berkunjung.
Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong juga diharapkan dapat terus membuka ruang bagi pelaku UMKM untuk terlibat dalam berbagai kegiatan daerah. Dengan demikian, kegiatan tidak hanya menjadi ajang hiburan dan keramaian masyarakat, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi pedagang lokal.
Bagi pelaku UMKM yang belum memperoleh stand gratis, kesempatan menggunakan tenda sendiri dapat menjadi alternatif untuk tetap berpartisipasi, selama memenuhi ketentuan dan melakukan pendaftaran melalui panitia.







Tinggalkan Balasan